Materi Interaktif: Teknik Ombre

Kata ombre berasal dari bahasa Prancis yang berarti bayangan. Pada rambut, ombre adalah gaya pewarnaan dengan transisi warna dari gelap ke terang atau sebaliknya secara bertahap dari akar menuju ujung rambut, sehingga tampilan akhirnya tetap terlihat natural.

Biasanya warna rambut bagian akar dibiarkan dalam warna asli atau sedikit lebih gelap, lalu perlahan menjadi lebih terang ke arah tengah hingga ujung. Teknik ini memberi kesan rambut membayang dan bergradasi.

Pilih definisi ombre yang paling tepat.

Menurut buku, beberapa poin penting tentang teknik ombre adalah:

  • Memberikan gradasi warna bertahap dari akar ke ujung rambut.
  • Memberikan efek pudar alami, seolah rambut memudar di bawah sinar matahari.
  • Karena akar dibiarkan alami, perawatan akar lebih sedikit.
  • Cocok untuk berbagai warna dasar dan panjang rambut.
  • Dapat dibuat dramatis atau halus tergantung keinginan.
  • Ombre hanya fokus pada tengah–ujung sehingga cenderung lebih ramah untuk rambut dibanding pewarnaan penuh.
  • Menjadi tren modern karena terlihat stylish, modis, dan memberi dimensi pada rambut.

Sekarang uji apakah kamu sudah bisa membedakan keunggulan ombre dibanding teknik lain.

Centang pernyataan yang merupakan kelebihan ombre.

Klik kartu berikut untuk membuka penjelasan tambahan. Status kartu tersimpan.
Ombre dramatis vs ombre halus
Ombre dapat dibuat sangat mencolok dengan perbedaan warna jelas antara bagian atas dan bawah, atau dibuat sangat lembut sehingga hanya terlihat sedikit lebih terang di ujung. Pilihan ini disesuaikan dengan karakter dan keberanian klien.
Mengapa ombre menjadi tren modern?
Ombre populer karena memberi kesan stylish dan modern, namun tetap mudah dirawat. Gradasi warna memberi dimensi dan kedalaman sehingga rambut tidak tampak flat.

Perhatikan tiga contoh pola warna berikut. Manakah yang paling tepat menggambarkan ombre klasik (akar gelap, ujung terang)?

Teknik ombre sering diawali dengan proses bleaching sebagian rambut untuk mendapatkan gradasi yang diinginkan. Buku menjelaskan langkah-langkah umum berikut: mempersiapkan rambut, mencampur bleach, aplikasi bleach, memantau proses, membilas, toning (opsional), pewarnaan ombre, dan perawatan setelah bleaching.

Seret kartu-kartu di bawah ini hingga urutannya benar. Setelah itu klik Simpan Urutan untuk mengecek dan menyimpan hasilnya. Sistem akan memberi tanda hijau (benar) atau merah (belum tepat).

  • Aplikasi bleach pada bagian tengah hingga ujung rambut dengan teknik sapuan vertikal untuk menciptakan gradasi.
  • Mempersiapkan rambut: rambut tidak dicuci 24–48 jam, dibagi menjadi beberapa seksi untuk memudahkan aplikasi.
  • Membilas hasil bleaching sampai bersih dan menggunakan sampo khusus serta kondisioner untuk mengembalikan kelembapan.
  • Mencampur bleach: bleaching powder dan developer dicampur hingga menjadi pasta yang konsisten.
  • Memantau proses bleaching selama 20–45 menit tergantung tingkat kecerahan yang diinginkan, sambil memeriksa agar rambut tidak terlalu rusak.
  • Toning (opsional) untuk menetralkan warna kuning/ oranye yang muncul setelah bleaching.
  • Pewarnaan ombre: aplikasi cat rambut pada bagian yang sudah di-bleach dengan fokus pada gradasi gelap-ke-terang.
  • Perawatan setelah bleaching: penggunaan masker, kondisioner dalam, dan menghindari alat panas berlebihan.

Rambut yang telah melalui proses bleaching dan pewarnaan ombre memerlukan perhatian khusus: penggunaan masker, kondisioner, sampo untuk rambut diwarnai, serta mengurangi alat styling panas agar rambut tetap sehat.

Pernyataan berikut tentang perawatan setelah ombre. Pilih Benar atau Salah.

“Setelah ombre, kita boleh sering menggunakan catok tanpa perlindungan panas karena hanya ujung yang diwarnai.”

Susun rencana layanan ombre seolah-olah kamu akan menangani klien di salon. Jawabanmu akan membantu guru menilai pemahaman konsep dan kesiapan praktik.

Semua jawabanmu disimpan di localStorage perangkat ini dan dapat dibuka kembali selama tidak dihapus.