Konsep Balayage
Balayage berasal dari bahasa Prancis yang berarti “melukis”. Teknik ini populer sejak tahun 1970-an di Paris dan kini menjadi salah satu teknik pewarnaan favorit karena memberikan hasil yang sangat natural, seolah rambut tersentuh sinar matahari (sun-kissed).
Teknis di buku menjelaskan bahwa pengerjaan balayage bisa memakan waktu 6–7 jam dengan beberapa tahapan: menghilangkan warna lama, bleaching, hingga pengecatan berulang. Berikut komponen intinya:
Warna dasar (base color)
Warna pigmen di bagian bawah yang ingin ditegaskan. Balayage sering digunakan untuk menonjolkan base color dengan tambahan warna yang lebih terang di permukaan.
Sapuan bleaching pada bagian tertentu
Bleaching hanya diaplikasikan pada bagian atas atau ujung rambut, bukan seluruh batang rambut. Sapuan tidak rata di pangkal inilah yang membuat hasilnya lembut dan alami.
Aplikasi dengan tangan bebas
Warna disapukan seolah-olah pelukis sedang menggoreskan kuas. Penata rambut dapat mengatur ketebalan, arah, dan ketinggian warna sesuai bentuk potongan dan gaya klien.
Hasil akhir natural
Balayage memberikan kesan gradasi lembut, rambut tampak berkilau seperti terpapar matahari. Transisi warnanya halus dan mudah dirawat.
Perhatikan tiga langkah berikut. Pilih kombinasi urutan yang menurutmu paling tepat untuk penerapan balayage dasar pada klien.
- Melunturkan atau menetralkan warna cat lama bila diperlukan.
- Menyapukan bleaching dan warna secara tangan bebas pada bagian tertentu.
- Membilas, memberi perawatan, dan menata rambut untuk melihat hasil gradasinya.
Kuis 1 – Pilihan Ganda
Ciri khas utama balayage dibanding pewarnaan tradisional foil adalah…
Kuis 2 – Checklist
Centang pernyataan yang sesuai dengan konsep balayage!
Jawaban kuis dan pilihanmu akan disimpan di perangkat melalui localStorage, sehingga ketika kamu membuka halaman ini lagi, progres belajar tidak hilang.